FARAH SHAFY SAHARA

Berpacu Menjadi Yang Terbaik

ESAI OPINI ROLEPLAY

diposting oleh farah-afy-sahara-fkm17 pada 07 August 2017
di Esai - 0 komentar

Nama                           : Farah Shafy Sahara

NIM                             : 101711133100

Fakultas                       : Kesehatan Masyarakat

Garuda & Ksatria        : Garuda 12 & Ksatria 6

Tema                           : Menanti Kerja Nyata dan Keberhasilan Indonesia Dalam MEA

Peran                           : Mahasiswa

 

Pertama-tama sebelum mengemukakan opini, saya mau menjelaskan pengertian dari MEA itu sendiri. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dikenal dengan sebutan Pasar bebas Asia Tenggara merupakan kesepakatan negara-negara ASEAN dalam meningkatkan kerja sama bidang perekonomian. Menurut opini saya, bentuk kerja sama ini bertujuan agar terciptanya aliran bebas barang, jasa, dan tenaga kerja terlatih, serta aliran investasi yang lebih bebas serta dapat mengatasi masalah-masalah perekonomian yang terjadi di ASEAN. Indonesia yang merupakan salah satu negara yang ikut ambil bagian dalam MEA ini memiliki potensi dan peluang yang besar untuk meningkatkan stabilitas perekonomian nasional khususnya pada kawasan ASEAN.

Ada dampak positif dan negatif dari MEA yaitu dampak positifnya, kita bisa menjalin hubungan dengan negara-negara ASEAN lainya yaitu produk-produk akan dikenal, bakal meningkatnya kualitas barang asal Indonesia, kualitas SDM, serta bersaingnya harga barang dan jasa. Sedangkan dampak negatifnya yaitu persaingan semakin ketat, bisa jadi produk dalam negeri tidak akan laku lagi di Indonesia, jaringan-jaringan teroris akan gampang masuk di Indonesia.

Masyarakat Indonesia menurut saya pada umumnya, lebih gampang tertarik dengan produk luar implementasinya produk lokal tidak dilirik lagi, MEA berdampak pada Sumber Daya Manusia (SDM) lebih mudah dalam mencari pekerjaan diluar negaranya. Dalam hal ini, yang perlu dilakukan oleh Indonesia adalah bagaimana Indonesia sebagai bagian dari komunitas ASEAN berusaha untuk mempersiapkan kualitas diri dan memanfaatkan peluang MEA, serta harus meningkatkan kapabilitas untuk dapat bersaing dengan Negara anggota ASEAN lainnya sehingga ketakutan akan kalah saing di negeri sendiri akibat terimplementasinya MEA  tidak akan terjadi.

 

Pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2011 dalam upaya persiapan menghadapi pasar bebas ASEAN. Dalam cetak biru MEA, terdapat 12 sektor prioritas yang akan diintegrasikan oleh pemerintah. Sektor tersebut terdiri dari tujuh sektor barang yaitu industri agro, otomotif, elektronik, perikanan, industri berbasis karet, industri berbasis kayu, dan tekstil. Kemudian sisanya berasal dari lima sektor jasa yaitu transportasi udara, kesehatan, pariwisata, logistik, dan teknologi informasi. Sektor-sektor tersebut pada era MEA akan terimplementasi dalam bentuk pembebasan arus barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja.

Sejauh ini, langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Indonesia berdasarkan rencana strategis pemerintah untuk menghadapi MEA / AEC, antara lain :

1.    Penguatan Daya Saing Ekonomi

Pada 27 Mei 2011, Pemerintah meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). MP3EI merupakan perwujudan transformasi ekonomi nasional dengan orientasi yang berbasis pada pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.

2.    Program ACI (Aku Cinta Indonesia)

ACI (Aku Cinta Indonesia) merupakan salah satu gerakan ‘Nation Branding’ bagian dari pengembangan ekonomi kreatif yang termasuk dalam Inpres No.6 Tahun 2009 yang berisikan Program Ekonomi Kreatif bagi 27 Kementrian Negara dan Pemda. Gerakan ini sendiri masih berjalan sampai sekarang dalam bentuk kampanye nasional .

3.    Penguatan Sektor UMKM

Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan UMKM di Indonesia, pihak Kadin mengadakan mengadakan beberapa program. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk UKM yang ada di Indonesia dan juga sebagai stimulan bagi masyarakat untuk lebih kreatif lagi dalam mengembangkan usaha kecil serta menengah, dan melakukan pembinaan serta  pemberdayaan KUKM yang diarahkan pada peningkatan kualitas dan standar produk, agar mampu meningkatkan kinerja KUKM untuk menghasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi.

4.    Perbaikan Infrastruktur

Dalam rangka mendukung peningkatan daya saing sektor riil, selama tahun 2010 telah berhasil dicapai peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur seperti prasarana jalan, perkeretaapian, transportasi darat, transportasi laut, transportasi udara, komunikasi dan informatika, serta ketenagalistrikan.

5.    Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas SDM adalah melalui jalur pendidikan. Selain itu, dalam rangka memberikan layanan pendidikan yang bermutu, pemerintah telah membangun sarana dan prasarana pendidikan secara memadai, termasuk rehabilitasi ruang kelas rusak berat.

6.    Reformasi Kelembagaan dan Pemerintahan

Dalam rangka mendorong Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, telah ditetapkan strategi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi jangka panjang 2012-2025 dan menengah 2012-2014 sebagai acuan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk pelaksanaan aksi setiap tahunnya. Upaya penindakan terhadap Tindak Pidana Korupsi (TPK) ditingkatkan melalui koordinasi dan supervisi yang dilakukan oleh KPK kepada Kejaksaan dan Kepolisian.

Karena itu, kedewasaan masyarakat sangat berarti bila negara tersebut berada pada kebijakan ekonomi terbuka. Segenap elemen masyarakat dituntut untuk lebih memerhatikan dengan saksama terkait dengan hal tersebut. Termasuk kita sebagai mahasiswa di Indonesia, sebagai generasi penerus yang diharapkan siap dan mumpuni sehingga mampu menghadapi kondisi pasar terbuka MEA. Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis yang tinggi serta semangat dalam merealisasikan aspirasinya, sehingga mereka mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, kita sebagai mahasiswa sekaligus generasi muda perlu membuat berbagai kegiatan yang bisa menopang MEA, diantaranya yaitu menciptakan inovasi dalam bentuk usaha, keaktifaan diorganisasi kampus, mensosialisasikan MEA dan mengajak kaum muda lain untuk meningkatkan daya wirausaha sehingga usaha-usaha baru akan muncul dan bisa mempertahankan perekonomian negara.

Selain itu, dari segi pendidikan kita sebagai mahasiswa perlu meningkatkan intelektualitas dan kredibilitas dalam bidang kemahasiswaan dan kemasyarakatan. Jangan sampai mahasiswa Indonesia kalah dengan mahasiswa lain di negara ASEAN. Untuk menunjang peran mahasiswa dalam MEA, kita diharuskan untuk mempunyai kemampuan berbahasa asing yang fasih dan benar. Kita sebagai mahasiswa Indonesia harus bisa menujukan bahwa kita juga mampu bersaing lebih dengan mahasiswa lain di ASEAN. Mahasiswa bukan hanya seorang yang duduk di bangku kuliah untuk mendengarkan materi kuliah, tapi seorang Mahasiswa adalah seseorang yang mampu peka terhadap masalah-masalah yang tengah terjadi di Masyarakat. Sehingga kita sebagai mahasiswa mampu untuk memberikan penyuluhan dan pembelajaran kepada para pekerja jasa di indonesia agar mereka bisa mampu dan siap bersaing dengan pasar asing dan membanggakan Indonesia 

Jadi, selain pemerintah yang memiliki peran penting dalam mewujudkan MEA, mahasiswa sebagai generasi muda yang merupakan ladang utama orang-orang yang mempunyai daya kreatif tinggi, juga dituntut untuk berperan penting dalam mendukung pembentuka MEA. Kita sebagai mahasiswa harus mempersiapkan diri dan mampu meningkatkan daya saing dalam persiapan yang matang. Keberhasilan kerja nyata pemerintah tentunya tidak terlepas dari keterlibatan peran serta masyarakat. Peran yang paling penting adalah dalam pengawasan langsung kerja pejabat pemerintah. Selain itu, masyarakat pun diharapkan memberi perhatian terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Karena MEA dapat memberikan peluang serta tantangan yang berguna untuk mendorong peningkatan keterampilan dan kemajuan ekonomi, meskipun begitu MEA tetap memiliki resiko yang dapat menimbulkan kerugian jika tidak disertai dengan perencanaan yang matang.

Sekian opini dari saya, kurang lebihnya mohon dimaafkan..

http://unair.ac.id                                                                               

    

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :